Tipe Data JavaScript


Tipe data mengacu pada jenis data yang diolah, dalam konteks ini adalah jenis data yang dapat diolah oleh JavaScript. Sebagian besar tipe data yang dapat diolah oleh JavaScript juga dapat diolah dengan bahasa pemrograman lain seperti PHP, hanya saja mungkin cara dan aturannya yang berbeda-beda.

Pada pembelajaran sebelumnya saat kita belajar Variabel dalam JavaScript, juga telah dibahas tipe data apa saja yang dapat dijadikan nilai atau value dari variabel JavaScript. Variabel JavaScript dapat menyimpan berbegai tipe data seperti number, string, array, boolean, dan lain sebagainya. Dalam belajar kita kali ini, saya tidak membahas keseluruhan tipe data yang dapat diolah JavaScript. Namun saya mencoba membahas beberapa tipe data saja yang sering dipakai dalam penggunaan JavaScript.

Tipe Data Angka (Number)

Pada dasarnya, JavaScript hanya mengenal satu tipe data angka sebagai tipe data number. Seperti yang kita tahu, bahwa angka dapat berjenis angka bulat tanpa desimal dan juga angka desimal/float atau yang lain. Meskipun angka-angka tersebut menggunakan koma (desimal) maupun tanpa koma, JavaScript tetap mengidentifikasi angka tersebut sebagai tipe data number. Ingatlah, dalam JavaScript penggunaan koma ditulis menggunakan tanda titik (.) bukan tanda koma (,).

<script language="text/javascript"> 

var angka1 = 10;
var angka2 = 10.55;

</script>

Sintak JavaScript diatas merupakan contoh penulisan tipe data angka, untuk angka desimal bukan menggunakan tanda koma tetapi menggunakan tanda titik (.). Sebelumnya sudah dibahas bahwa untuk penulisan nilai dalam variabel dengan tipe data angka tidak perlu menggunakan, jika menggunakan tanda petik maka akan di identifikasi sebagai tipe data string. Hal ini perlu sobat perhatikan, karena jika kita mengabaikannya, maka akan berpengaruh pada pengolahan data seperti penjumlahan, pengurangan, atau operator matematika lainnya.

<script language="text/javascript"> 

var angka1 = 10;
var angka2 = "10";
document.write (angka1+angka2);
//Akan menghasilkan 1010

//Penulisan tipe data number yang valid
var angka1 = 10;
var angka2 = 10;
document.write (angka1+angka2);
//Akan menghasilkan 20

</script>

Contoh kasus diatas adalah penggunaan tipe data number yang tidak valid. Dari sintak diatas, kita menjumlahkan variabel angka1 dengan variabel angka2. Variabel angka1 mempunyai tipe data number, tetapi variabel angka2 bertipe data string. Jika kita jumlahkan kedua data tersebut, tidak menghasilkan angka 20 tetapi akan menghasilkan angka 1010 karena tipe data pada kedua variabel tersebut berbeda.

Tipe Data String 

Tipe data string adalah data yang berupa teks, meskipun pada penggunaannya pada sekumpulan teks terdapat angka tetap saja itu dianggap teks. Untuk menuliskan tipe data string, teks diletakkan diantara tanda petik. Tanda petik tunggal (') maupun tanda petik ganda (") keduanya sama-sama valid dan dapat digunakan. Perhatikanlah penggunaan tanda petik ini. 

<script language="text/javascript"> 


//Penulisan tipe data String yang valid
var str1 = "Hari ini adalah Hari Jum'at";

var str2 = 'Hari ini adalah "Hari Spesial" untuk kita';


//Penulisan tipe data String yang tidak valid
var str1 = 'Hari ini adalah Hari Jum'at';
var str2 = "Hari ini adalah "Hari Spesial" untuk kita";

</script>

Perhatikanlah contoh penulisan dengan tipe data string diatas, jika kita menuliskan nilai bertipe data string dalam JavaScript yang didalam teks tersebut mengandung tanda petik tunggal (') maka kita menggunakan tanda petik dua (") sebagai pengikatnya. Begitu juga sebaliknya, jika kita nilai yang terkandung terdapat tanda petik dua (") maka kita harus menggunakant tanda petik tunggal (') sebagai pengikatnya. Jika kita tidak mengikuti aturan tersebut, maka JavaScript tidak berjalan semestinya dan menampilkan pesan error didalam console bahwa data tidak dapat teridentifikasi.

Pada kasus diatas, mungkin dalam benak sobat muncul sebuah pertanyaan. Bagaimana jika didalam nilai variabel mengandung karakter tanda petik ganda dan juga sekaligus terdapat tanda petik tunggal, bagaimana solusinya?. Untuk mengatasi hal tersebut, ada cara lain yaitu dengan menggunakan tanda backslash (\).

<script language="text/javascript"> 

var str1 = "Hari ini adalah Hari Jum\'at yang \"Spesial\" untuk kita.";
//Hasil : Hari ini adalah Hari Jum'at yang "Spesial" untuk kita.

</script>

Tanda backslash (\) dapat menjadi solusi dalam kasus penggunaan tanda petik. Dari contoh diatas, dapat kita simpulkan bahwa tanda backslash diletakkan didepan atau sebelum tanda petik yang terkandung pada nilai variabel. Tanda backslash tersebut membuat JavaScript tetap mengidentifikasi tanda petik sebagai karakter teks bukan sebagai sintak atau command.

Tipe Data Boolean

Tipe data boolean adalah satu tipe data yang hanya memiliki dua nilai yaitu True dan FalseTipe data ini sangat berguna dan sangat membantu saat kamu memerlukan tipe data yang hanya memiliki satu dari dua nilai, seperti Ya / Tidak, Aktif / Tidak Aktif, Benar / Salah. Dibawah ini merupakan contoh penulisan menggunakan tipe data boolean.

<script language="text/javascript"> 

var aktif = true;
var deaktif = false;

</script>
Catatan: "Nilai Boolean dari 0 (nol), null , undefined , string yang kosong selalu bernilai false . Sedangkan segala sesuatu dengan nilai "real" adalah true."

Sobat akawebster, sekiranya dalam pembalajaran ini dapat menjadi bekal dasar agar dapat meningkatkan pemahaman kita dalam JavaScript terkait dengan tipe data. Tipe data yang telah kita bahas diatas merupakan tipe data yang akan sering kita gunakan dalam membuat kode JavaScript. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat untuk kita bersama.


Variabel didalam JavaScript    -    Operator didalam JavaScript


Berikan Komentar Anda