Menulis Kedalam Sebuah File dengan PHP


PHP menyediakan beberapa fungsi untuk digunakan agar kita dapat memanipulasi file. Dengan menggunakan PHP kita dapat membuat, menuliskan sesuatu, atau  mengedit sebuah File. Sebagai contoh kecil pada website www.akawebster.com, saya menggunakan fungsi-fungsi pengolahan file dengan PHP untuk dapat membuat sitemap. Jadi pada situs ini, jika saya menambahkan sebuah kategori atau artikel, akan secara otomatis menuliskan url baru pada file sitemap.txt. Tentu saja bukan hanya sitemap yang dapat kita olah, kita dapat menggunakan fungsi-fungsi pengolahan file dalam PHP untuk banyak keperluan.

Dalam menuliskan sesuatu kedalam sebuah file dengan menggunakan PHP, ada 3 fungsi yang perlu diperhatikan oleh sobat. 3 fungsi yang perlu diperhatikan dalam menulis sebuah file dengan PHP yaitu:

  • fopen() - Membuka file, jika file belum tersedia maka akan membuat file baru.
  • fwrite() - Menuliskan sesuatu kedalam file.
  • fclose() - Menutup file.

Pada saat kita membuka sebuah file dengan menggunakan fungsi fopen(), disini kita harus menentukan tindakan apa yang akan dilakukan terhadap file tersebut. Tindakan yang akan dilakukan terhadap file contohnya, apakah file tersebut hanya akan dibaca, apakah file tersebut akan dibuka dan ditulisi sesuatu, dan lain sebagainya.

Tindakan-tindakan terhadap file pada saat kita membuka file tersebut, dituliskan dengan model seperti dibawah ini:

  • : Membuka file hanya untuk dibaca saja.
  • w : Membuka file hanya untuk ditulisi. Isi didalam file tersebut akan dihapus, jika file belum tersedia maka akan menciptakan file baru.
  • : Membuka file hanya untuk ditulisi. Isi didalam file tersebut tidak dihapus, jika file belum tersedia maka akan menciptakan file baru.
  • : Membuat file baru untuk menulis saja.
  • r+: Membuka file untuk membaca dan juga ditulisi.
  • w+: Membuka file untuk membaca dan juga ditulisi. Menghapus isi file atau membuat file baru jika tidak ada.
  • a+: Membuka file untuk dibaca dan juga ditulisi. Membuat file baru jika file tidak ada
  • x+: Membuat file baru untuk dibaca / ditulis.

Perhatikanlah model-model tindakan dalam mengolah file diatas agar kita tidak salah dalam menerapkannya. 

Untuk lebih mudah dipahami, mari kita buat contoh kasus dalam mengolah file dengan PHP. Kali ini saya akan mencotohkan cara untuk membuat sebuah file dan menuliskan sesuatu kedalamnya. Dalam contoh ini saya menggunakan model tindakan w

<?php

$fileku = fopen("nama_file.txt", "w");
$tulisi = "Bambang Subandono";
fwrite($fileku, $tulisi);
fclose($fileku);

//Hasil didalam fileku.txt berisi tulisan: Bambang Subandono

?>

Pada contoh mengolah file dengan PHP diatas, kita asumsikan bahwa dokumen PHP diatas berada dalam satu direktori yang sama dengan file yang akan diolah. Maka dapat diuraikan penjelasan sebagai berikut:

  1. Saya membuat variabel $fileku dan didalam variabel tersebut saya membuka sebuah file dengan nama nama_file.txt dan menggunakan model tindakan w. Dengan begitu jika tidak terdapat file dengan nama nama_file.txt maka PHP akan menciptakan file itu. Jika telah terdapat file tersebut, maka isi dari file akan dihapus dan digantikan dengan isi yang akan dituliskan.
  2. Variabel $tulisi adalah data atau teks yang akan saya tuliskan kedalam file nama_file.txt
  3. Kemudian penulisan sintak fwrite($fileku, $tulisi) adalah proses membuka file dan menuliskan isi kedalamnya.
  4. Dengan fungsi fclose($fileku) berarti saya telah menutup file yang telah ditulisi tersebut.

Jika sobat mengikuti contoh diatas dengan benar, maka didalam direktori yang sama dengan dokumen PHP diatas akan muncul satu file dengan nama nama_file.txt dan didalamnya terdapat tulisan Bambang Subandono.

Baiklah sobat akawebster, demikian yang dapat kita pelajari hari ini tentang cara menulis sebuah file dengan menggunakan PHP. Semoga tulisan ini dapat menambah wawasan, pengetahuan, dan juga memberikan manfaat untuk kita bersama.


Variabel $_COOKIE    -    Menambahkan teks Kedalam File dengan PHP


Berikan Komentar Anda